MYPALABUHANRATU.COM — Suasana gotong royong memecah keheningan di Kampung Datar Lame, RT 04/RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas. Di pelataran tanah tersebut, sebuah harapan baru sedang diretas. Bukan dalam bentuk monumen megah, melainkan sebuah rumah sederhana berukuran 6×4 meter milik seorang warga bernama Aden.
Sepanjang Sabtu (24/10/2026), puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi tampak sibuk menyusun material bangunan. Mereka tengah mengebut pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program TMMD tahun ini.
Bagi Aden, fondasi seluas 24 meter persegi yang mulai berdiri kokoh itu bukan sekadar tumpukan batu dan semen. Bangunan tersebut adalah tiket menuju kehidupan yang lebih manusiawi, aman, dan nyaman, menggantikan kondisi huniannya yang sebelumnya jauh dari kata layak.
Pembangunan Rutilahu ini menyingkap sisi lain dari program pembangunan daerah. Alih-alih hanya berfokus pada infrastruktur makro, Satgas TMMD secara presisi menyentuh langsung denyut nadi kebutuhan paling dasar masyarakat perdesaan, yakni tempat bernaung. Setiap adukan semen yang dikerjakan bersama warga setempat menjadi wujud nyata bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat masih terawat dengan baik.
Di balik peluh yang membasahi seragam loreng di Desa Mekarjaya, terselip sebuah ikhtiar besar. Pengabdian sejati aparat tidak selalu diukur dari seremonial besar, melainkan dari seberapa nyata kehadiran mereka dalam menumbuhkan harapan baru di tengah masyarakat kecil. Bagi Aden dan keluarganya, dinding baru rumah mereka kelak adalah pelindung sekaligus bukti bahwa mereka tidak pernah ditinggalkan sendirian.

