Minggu, 25 Oktober 2026
Berbagi informasi untuk semua

Kawal Layanan KB Terintegrasi, Bupati Asep Japar Pantau Langsung Operasi MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

MYPALABUHANRATU.COM — Pemerintah Kabupaten Sukabumi membuktikan keseriusannya dalam mengawal program Keluarga Berencana (KB) yang terintegrasi dan aman bagi warganya. Hal ini terlihat saat Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turun langsung memantau pelayanan kontrasepsi mantap di Ruang Operasi UOBK RSUD Sekarwangi pada Minggu (11/10/2026).

Pelayanan kontrasepsi mantap yang dipantau meliputi Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi dan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi. Kedua tindakan medis ini ditujukan bagi pasangan suami istri yang telah mantap merencanakan masa depan keluarganya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Kunjungan di hari libur ini bukanlah agenda seremonial biasa. Turut hadir mendampingi Bupati jajaran pimpinan daerah lainnya, mulai dari Sekretaris Daerah Ade Suryaman, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Direktur Utama RSUD Sekarwangi, hingga Sekretaris Dinas Kesehatan.

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan satu pesan penting: pelayanan KB tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi. Dibutuhkan sinergi dan koordinasi ketat antara perangkat daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan agar program ini berjalan terintegrasi dan tepat sasaran.

Melalui peninjauan langsung ke fasilitas ruang operasi, Bupati Asep Japar ingin memastikan bahwa seluruh tindakan medis yang melibatkan para tenaga kesehatan ahli di RSUD Sekarwangi telah mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

Bagi Pemkab Sukabumi, keberhasilan program KB bukan sekadar soal pencapaian angka atau target peserta. Yang jauh lebih esensial adalah memastikan keselamatan pasien terjamin, edukasi atau informasi medis yang diberikan memadai, dan setiap tindakan dilakukan berdasarkan persetujuan penuh secara sadar dari peserta (informed consent).

Langkah monitoring ini diharapkan menjadi pendorong bagi seluruh fasilitas kesehatan di daerah untuk terus meningkatkan kualitas mutu pelayanan medis, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sukabumi yang ingin mengakses layanan keluarga berencana.